Pajak Daerah Adalah Kekuatan Untuk Pembangunan Di Kaimana

Membangun Kabupaten Kaimana memiliki arti vital bagi masyarakat Kaimana, khususnya sektor infrastruktur. Kerusakan atau kurangnya infrastruktur berarti pembengkakan waktu dan biaya, bukan hanya bagi pelaku ekonomi, tapi juga bagi masyarakat Kaimana secara umum. Bagi sejumlah pelaku usaha, kurang primanya kondisi infrastruktur juga berarti pembengkakan biaya produksi. Persoalan infrastruktur juga kerap menjadi hambatan bagi masuknya investor asing, yang berarti hilangnya potensi pembukaan lapangan kerja baru. Begitu vitalnya nilai infrastruktur keberadaannya mampu membuka suatu daerah dari keterisdoliran informasi dan ekonomi. Kehadiran infrastruktur juga mampu menyulap suatu daerah terpencil menjadi daerah maju dengan lonjakan pendapatan per kapita masyaratnya.

Namun harus diakui, pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kaimana tidak sepesat lonjakan kebutuhannya. Walaupun penerimaan pajak daerah setiap tahunnya menunjukan trend peningkatan positif, tetapi masih jauh di bawah potensi yang ada. Sulitnya terdeteksi potensi wajib pajak menjadi salah satu kendala, selain masih rendahnya kesadaran warga dalam membayar pajak. Padahal, keberadaan pajak sejatinya memiliki peran yang sangat vital bagi pembangunan daerah. Pajak daerah menjadi salah satu sumber penerimaan untuk membiayai beragam pembiayaan, baik untuk kebutuhan rutin maupun pembangunan yang hasilnya secara nyata dirasakan masyarakat.

Semakin besar penerimaan pajak daerah maka akan semakin mandiri suatu daerah dalam membiayai pengeluaran, tanpa terikat dana dari luar, dan ketergantungan terhadap pusat. Pada gilirannya, kemandirian tersebut bisa menjadi kebanggaan tersendiri bagi suatu daerah. Sementara bagi masyarakat, manfaat pajak bisa dirasakan secara nyata dalam bentuk infrastruktur jalan raya, irigasi, pembangunan sekolah, rumah sakit, jaminan kesehatan masyarakat, serta untuk pelaku usaha mikro dan lainnya

Secara tidak langsung, pajak daerah adalah jembatan untuk menghantarkan kemajuan pada suatu daerah, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, pendidikan, maupun teknologi. Pajak daerah adalah modal utama untuk pembangunan daerah. Tanpa adanya pajak daerah, akselerasi pembangunan tak mungkin tercapai dan laju perekonomian akan terhambat.

Partisipasi masyarakat dalam membayar pajak daerah adalah kekuatan nyata untuk menggerakan pembangunan dan membangun perekonomian. Apa yang diberikan masyarakat dalam bentuk pajak akan dikembalikan kembali kepada masyarakat dalam bentuk lain dengan multiple impact yang sangat besar.